PENDAHULUAN
Penelitian merupakan sebuah usaha sadar yang dilakukan untuk mengumpulkan
data sehingga menghasilkan sebuah kebenaran. Kebenaran adalah pernyataan yang dapat dibuktikan secara
logis dan dapat diterima oleh akal manusia. Penelitian dilakukan untuk menguji
sebuah teori, menjelaskan sebuah fenomena , memecahkan masalah, bahkan sampai
pada mebuat sebuah prediksi. Saat ini banyak penelitian yang membandingkan
hasil – hasil dari penelitian sebelumnya kemudian dianalisis dan membentuk
sebuah kesimpulan. Penelitian jenis ini disebut dengan penelitian meta
analisis.
Dibawah ini merupakan penjelasan tentang penelitian meta analisis, mulai
dari pengertian, tujuan melakukan meta analisis, jenis – jenis meta analisis,
dan metodologi apa yang dipergunakan untuk melakukan penelitian analisis.
PEMBAHASAN
A.
Pengertian Penelitian Meta Analisis
Menurut Glass (1981)
meta-analisis merupakan analisis kuantitatif dan menggunakan sejumlah data yang
cukup banyak serta menerapkan metode statistik dengan mempraktekkannya dalam
mengorganisasikan sejumlah informasi yang berasal dari sampel besar yang
fungsinya untuk melengkapi maksud-maksud lainnya.
Sutjipto
(1995) mengatakan bahwa meta-analisis adalah salah satu upaya untuk merangkum
berbagai hasil penelitian secara kuantitatif.
Sedangkan menurut Barbora (2009)
meta-analisis adalah teknik yang digunakan untuk merangkum berbagai hasil
penelitian secara kuantitatif dengan cara mencari nilai dari effect
size. Effect
size dicari dengan cara mencari selisih rata-rata kelas
eksperimen dengan rata-rata kelas control, kemudian dibagi dengan standar deviasi kelas
kontrol.
Berdasarkan definisi meta analisis menurut ahli,
dapat disimpulkan bahwa meta analisis adalah sebuah usaha penelitian yang
bersifat kuantitatif dilakukan dengan cara merangkum hasil – hasil penelitian
yang memiliki kesamaan variabel dengan membandingkannya terhadap dua penelitian
atau lebih. Dengan kata lain meta analisis adalah melakukan analisis dari hasil
analisis. Penelitian meta analisis memungkinkan terjadinya penemuan fakta –
fakta baru bahkan teori baru, karena prosesnya yang melakukan analisis lebih
mendalam terhadap beberapa hasil penelitian yang serupa
.
B.
Tujuan Penelitian Meta Analisis
Pada umumnya penelitian meta analisis bertujuan untuk :
1.
Untuk memperoleh estimasi effect size, yaitu kekuatan
hubungan ataupun besarnya perbedaan antar-variabel
2.
Melakukan inferensi dari data dalam sampel ke populasi, baik
dengan uji hipotesis (nilai p) maupun estimasi (interval kepercayaan)
3.
Melakukan kontrol terhadap variabel yang potensial bersifat
sebagai perancu (confounding) agar tidak mengganggu kemaknaan statistik dari
hubungan atau perbedaan.
Sedangkan
secara khusus penelitian meta analisis bertujuan untuk memberikan ketegasan
terhadap metodologi yang sama terhadap tinjauan pustaka dari beberapa
penelitian. Serta menemukan fakta – fakta atau teori baru yang sifatnya lebih
kompleks. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa penelitian meta
analisis merupakan sebuah penelitian yang dilakukan dengan merangkum hasil –
hasil penelitian yang serupa, hasil meta analisis akan lebih detail dari
penelitian sebelumnya karena sifatnya mensintesis hasil – hasil penelitian
sebelumnya.
C.
Jenis – Jenis Meta Analisis
Jenis
penelitian meta analisis terbagi atas tujuh, yaitu :
a. Penelitian Eksperimental
Penelitian
eksperimental adalah penelitian yang dilakukan dengan memanipulasi atau
mengontrol variabel yang sesuai dengan variabel penelitian. Hasil dari
penelitian jenis ini cenderung mengarah pada menerima atau menolak interpretasi
secara jelas.
b. Penelitian Korelasiona
Penelitian
ini dilakukan untuk menentukan hubungan antara dua atau lebih variabel dan
mengeksplorasi implikasi mereka untuk sebab dan akibat. Penelitian ini
bertujuan untuk menemukan hubungan dua atau lebih fenomena tanpa mengubah atau menambahkan fenomena
tersebut.
c. Penelitian Penyebab - Perbandingan
Penelitian
ini bertujuan untuk mengidentifikasi kemungkinan penyebab variasi dari perbedaan
antara kelompok-kelompok orang, penelitian ini lebih dikenal dengan nama
penelitian kausal-komparatif.
d. Penelitian Survei
Penelitian
ini bertujuan untuk mengumpulkan data terhadap variabel yang ditentukan
sehingga memperoleh gambaran umum tentang karakteristik suatu hal. Dengan melakukan
penelitian ini memungkinkan peneliti untuk mendapatkan analisis karakteristik dan
data lebih banyak yang akan digunakan untuk melakukan meta analisis
e. Penelitian Etnografi
Penelitian
Etnografi adalah penelitian yang dilakukan dengan mendokumentasikan atau
menggambarkan pengalaman sehari-hari individu dengan mengamati dan wawancara
mereka dan orang lain yang relevan. Penelitian ini memungkinkan peneliti untuk
mendapatkan gambaran secara lebih lengkap.
f. Penelitian Sejarah
Penelitian
ini dilakukan dengan cara meneliti beberapa aspek masa lalu, baik dengan meneliti
dokumen periode atau melakukan wawancara terhadap individu yang hidup selama
ini. Kemudian akan direkonstruksi untuk menjelaskan mengapa hal itu terjadi.
g. Penelitian Tindakan
Penelitian
Tindakan berbeda dari semua metodologi sebelumnya dengan dua cara mendasar. Generalisasi
untuk orang lain, pengaturan, atau situasi adalah penting. Mencari generalisasi
yang kuat, penelitian tindakan (sering guru atau profesional pendidikan
lainnya, lebih baik daripada peneliti profesional) fokus pada mendapatkan
informasi yang akan mampu untuk merubah kondisi mereka dalam situasi tertentu
yang mereka secara pribadi terlibat.
D.
Metodologi Penelitian Meta Analisis
Dalam melakukan penelitian meta analisis tidak ada
kriteria yang baku dalam metodologi penelitian meta analisis, banyak cara atau
prosedur yang dapat dilakukan. Dibawah ini beberapa metodologi dalam penelitian
meta analisis, diantaranya adalah :
1.
Vote Counting (Penghitungan
Suara)
Penggunakan penghitungan suara
pada beberapa penelitian, perhitungan ini dilakukan untuk mensintesis beberapa
penelitian sehingga terjadi meta analisis. Namun penggunaan Vote Counting ini
terkadang membingungkan terhadap dampak treatment dan sampel yang
digunakan. Oleh karena itu kesimpulan dari pendekatan ini bisa menyesatkan.
2.
Classic or Glassian Meta-analysis (Glassian Meta-analisis)
Pendekatan
ini merupakan penelitian secara konvensional dimulai dari menentukan pertanyaan yang akan diteliti, mengumpulkan
penelitian, mencaritahu sifat penelitian dengan hasilnya, dan menganalisis
hubungan antara keduanya. Prosedur tersebut memungkinkan peneliti
mendapatkan kemudahan untuk mengakses penelitian, namun dampaknya adalah
analisis akan menjadi lebih sulit karena banyaknya perbandingan.
3.
Study Effect Meta-Analysis (Penelitian Perbandingan Meta-analisis)
Pendekatan ini terbagi menjadi 2
cara; pertama aturan untuk memilih dilakukan lebih selektif. Kedua pada
setiap penelitian dihitung effect size. Cara tersebut akan mempengaruhi
peneliti dalam menyimpulkan hasilnya karena akan mengurangi data yang
dianalisis.
4.
Test of Homogenity (Uji
Homogenitas)
Pendekatan yang digunakan untuk
melihat kemungkinan terjadinya kesalahan pada effect size dalam sampling
karena kesalahan tersebut akan mempengaruhi hasil penelitian meta analisis.
5.
Psychometric Meta-analysis
Pendekatan yang menggabungkan beberapa pendekatan
diatas dengan didominasi oleh perkiraan dampak dari treatment baik
dari penelitian yang telah dilakukan sebelumnya maupun penelitian selanjutnya sesuai
dengan kondisi yang diinginkannya.
PENUTUP
Penelitian meta analisis merupakan penelitian yang dilakukan dengan
mensintesis dua atau lebih penelitian dengan variabel yang serupa. Penelitian ini
juga melakukan perbandingan pada penelitian terdahulu dengan penelitian
terkini. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membrikan ketegasan tinjauan
pustaka terhadap hasil penelitian, serta untuk menemukan fakta – fakta yang
mungkin muncul saat melakukan meta analisis, karena prosesnya yang “melakukan analisis
terhadap hasil analisis”. Terdapat beberapa pendekatan dalam melakukan
metodologi penelitian pada meta analisis tersebut, karena tidak adanya kriteria
yang baku untuk melakukan sebuah penelitian meta analisis.
SUMBER
PUSTAKA
Bangert-Drowns, R. L., &
Rudner, L. M. (1991). Meta-Analysis in Educational Research. Practical Assessment, Research & Evaluation, 2(8).
http://pareonline.net/getvn.asp?v=2&n=8
(diunduh pada 08 April
2015)
http://thephovo.blogspot.com/2013/04/penelitian-meta-analisis.html
(diunduh pada 08 April 2015)
http://pustaka.unpad.ac.id/wp-content/uploads/2010/05/meta_analisis.pdf
(diunduh
pada 08 April 2015)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar